MEMUAT...
Selamat Datang di
Jantung Kalimantan Tengah yang Kaya Budaya, Alam, dan Inovasi
Mengenang Masa Lalu
Kota Palangka Raya didirikan pada tahun 1957 sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Nama "Palangka Raya" berasal dari bahasa Dayak Ngaju yang berarti "Tempat Suci" atau "Tanah Suci", mencerminkan kedudukan kota ini sebagai pusat spiritual dan pemerintahan.
Presiden Soekarno meresmikan Kota Palangka Raya pada 17 Juli 1957. Dalam pidatonya, Bung Karno menjelaskan visi besar untuk menjadikan kota ini sebagai ibu kota yang modern, progresif, serta masih selaras dengan alam.
Palangka Raya berkembang pesat sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, serta ekonomi Kalimantan Tengah. Pembangunan infrastruktur dasar dimulai, termasuk jalan utama, gedung pemerintahan, dan fasilitas publik.
Saat ini, Palangka Raya terus berkembang sebagai kota modern dengan visi Smart City. Inovasi layanan publik digital seperti SIMYANDU, pengembangan ekowisata, dan pelestarian budaya Dayak berjalan beriringan untuk masa depan yang inklusif.
Warisan Leluhur
Keindahan budaya Dayak Ngaju yang telah diwariskan turun-temurun, menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat Palangka Raya.
Suku asli Kalimantan Tengah dengan kekayaan adat istiadat, bahasa, dan kearifan lokal yang mendalam.
Rumah adat panjang khas Dayak yang menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong, dengan panjang mencapai 150 meter.
Tarian tradisional yang menggambarkan kegembiraan dan syukur masyarakat Dayak, sering ditampilkan dalam acara adat.
Tarian perang yang memperlihatkan keberanian dan keterampilan menggunakan Mandau, senjata tradisional Dayak.
Seni musik tradisional Dayak menggunakan alat musik petik yang melantunkan syair-syair penuh makna dan pesan moral.
Ritual pemakaman adat Dayak Ngaju yang dilaksanakan untuk mengantar arwah leluhur ke alam baka dengan upacara megah.
Cita Rasa Lokal
Nikmati kekayaan rasa kuliner tradisional Dayak yang menggugah selera, menggunakan bahan-bahan alami dari hutan Kalimantan.
Sayur khas Dayak yang terbuat dari daun ubi tumbuk dengan santan dan bumbu rempah. Memiliki rasa gurih dan tekstur unik yang kaya serat.
Ikan air tawar yang difermentasi dengan beras dan garam, kemudian dijemur hingga kering. Wadi memiliki rasa asin gurih yang khas dan tahan lama.
Sayur berbahan dasar umbut rotan muda yang diolah dengan santan dan bumbu. Memiliki tekstur renyah dan rasa yang segar.
Ikan baung segar dari Sungai Kahayan yang dibakar dengan bumbu khas Dayak. Dagingnya lembut dan bumbunya meresap sempurna.
Camilan dari tanaman pakis khas Kalimantan (kelakai) yang digoreng tepung renyah, sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh.
Hidangan segar dari ikan mentah yang diasamkan dengan jeruk nipis dan cabai. Sajian khas yang menyegarkan dengan rasa asam pedas.
Pesona Alam & Budaya
Dari hutan tropis yang asri hingga landmark ikonik kota, temukan keindahan alam dan budaya yang memukau di setiap sudut Palangka Raya.
Habitat orangutan, owa, dan burung langka di hutan gambut terbesar se-Asia Tenggara. Trekking dan susur sungai menanti Anda.
Ikon kehidupan masyarakat Dayak
Ikon kota yang menghubungkan dua tepi sungai
Koleksi artefak sejarah & budaya Dayak
Pusat reintroduksi orangutan
Ikon spiritual dengan arsitektur megah
Menuju Masa Depan
Palangka Raya terus bertransformasi menjadi kota modern yang tetap menjaga harmoni dengan alam dan budaya.
Institusi Pendidikan
Km Jalan (2024)
Objek Wisata
Pertumbuhan Ekonomi (%)
Aplikasi Smart City
Pusat pendidikan Kalimantan Tengah dengan Universitas Palangka Raya, politeknik, dan berbagai lembaga riset yang berkembang pesat.
Pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik yang terus diperluas untuk mendukung mobilitas dan kualitas hidup warga.
Pengembangan ekowisata berkelanjutan di Taman Nasional Sebangau, Sungai Kahayan, dan destinasi budaya yang memukau wisatawan.
Industri kreatif berbasis budaya Dayak, kerajinan ukiran, dan produk lokal yang semakin berkembang di pasar nasional dan internasional.
Implementasi layanan digital SIMYANDU, OSS-RBA, dan SIMBG untuk perizinan online, serta pengembangan infrastruktur digital kota.
Komitmen menjaga hutan gambut, konservasi satwa endemik, dan pengembangan kota hijau yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.
Jelajahi Lokasi
Klik marker pada peta untuk melihat informasi detail tentang lokasi wisata dan landmark penting di Palangka Raya.